Rabu, 28 Oktober 2015

CERITA TENTANG HUJAN

Hujan mulai turun ke bumi dan menyentuh ketenangan di pikiranku. Airnya mengalir ke tempat yang rendah dan kering di dalam lubuk jiwaku. Suara gemercik hujan menjadikan nyanyian ketika ku ingat tentang dirimu. Itu merupakan berkah yang diberikan kepada Tuhan. Udara yang segar, terik matahari yang terhalang, langit yang samar, dan dirimu yang selalu kuingat didalam ketenangan hujan. Bayangan dirimu yang ada di balik kaca yang basah dan berembun. Hujan menyentuh lembut kulitku yang kering dan terbakar oleh kesepian. Hujan selalu berkorban untuk ku. Jaraknya jauh di atas langit yang teduh. Tetapi turun ke tempat yang penuh dengan debu. Hanya untuk ku, menemaniku, mengitari alam dan memberikan kehidupan yang abadi. Kulihat kelangit ketika hujan turun bagaikan berlian yang menghiasi awan kelam. Dan para malaikat menari bersenda gurau di anatara jatuhnya hujan. Pandangan yang begitu tenang, dan menyejukan hati. Dan kepergiannya tetap memberikan sisa-sisa keindahan. Langit dihiasi oleh berbagai spektrum warna-warni pelangi. Dan para malaikat pun kembali ke langit menaiki pelangi mengejar hujan kembali…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar