Rabu, 28 Oktober 2015

CERITA TENTANG HUJAN

Hujan mulai turun ke bumi dan menyentuh ketenangan di pikiranku. Airnya mengalir ke tempat yang rendah dan kering di dalam lubuk jiwaku. Suara gemercik hujan menjadikan nyanyian ketika ku ingat tentang dirimu. Itu merupakan berkah yang diberikan kepada Tuhan. Udara yang segar, terik matahari yang terhalang, langit yang samar, dan dirimu yang selalu kuingat didalam ketenangan hujan. Bayangan dirimu yang ada di balik kaca yang basah dan berembun. Hujan menyentuh lembut kulitku yang kering dan terbakar oleh kesepian. Hujan selalu berkorban untuk ku. Jaraknya jauh di atas langit yang teduh. Tetapi turun ke tempat yang penuh dengan debu. Hanya untuk ku, menemaniku, mengitari alam dan memberikan kehidupan yang abadi. Kulihat kelangit ketika hujan turun bagaikan berlian yang menghiasi awan kelam. Dan para malaikat menari bersenda gurau di anatara jatuhnya hujan. Pandangan yang begitu tenang, dan menyejukan hati. Dan kepergiannya tetap memberikan sisa-sisa keindahan. Langit dihiasi oleh berbagai spektrum warna-warni pelangi. Dan para malaikat pun kembali ke langit menaiki pelangi mengejar hujan kembali…..

Selasa, 27 Oktober 2015

Asap kejam remukkan Indonesia

Banyak negara-negara yang bangga pada negeri ini tapi pada kenyataannya orang-orangnya sendiri malah merusak keindahan yang di miliki negeri ini. Salah satunya seperti kebakaran hutan di sumatra yang bukan hanya merusak alam tetapijuga menyebabakan semua gelisa .setelah semua kebodohan besar yang di lakukan oleh tangan -tangan nakal itu membekak menjadi masalah yangtak berujung tak ada yang mau bertanggung jawab ayolah kawan sayangi negeri ini jaga alam ini demi anak cucu kita nanti.Pesan saya untuk ORANG-ORANG yang merasa telah menggoreskan luka di bumi Indonesai sadarlah.

wanita adalah panglima

pada zaman dahulu,wanita merupakan tulang punggung keluarga.
bukan hanya itu,merekalah yang mayoritas menduduki kursi pemerintahan.
bahkan,jika anda tau.....wanita yg menjadi panglima perang,prajurit prajurit bahkan kursi seorang rajapun bisa mereka duduki.
tapi beda halnya dengan zaman sekarang,yg wanitanya hanya menjadi mayoritas TKW di negara2 tetangga, kurung di rumah,di larang oleh sang suami untuk mencicipi dunia kepemerintahan,
beda halnya dengan luar negri / negara negara maju yang wanita2nya di beri dunia liberal.... banyak dari mereka yg mengekspresikan dirinya menjadi raja media di dunia,mentri bahkan presidenpun bisa untuk di taklukkan.jadi jangan salahkan indonesia jika tidak maju maju disebabkan karena wanita hanya di asingkan dari dunia expresif jiwa???

by :Alphie Lii Cong
     Prof.Dr.Ny.Hj.Alfi Masita, M.Kom.I.
dikutip dari sumber:Sarinah karya Ir.Soekarno

Senin, 26 Oktober 2015

MENGABDI TANPA BATAS

Kehidupan Pesantren bukan hanya untuk menimba ilmu, mengaji dan juga mengkaji. Namun, hidup di Pesantren harus di manfaatkan lewat mengabdi. Mengabdi kepada guru bisa lewat apa saja, tak terkecuali lewat Organisasi yang ada di Pesantren. Seperti Ikatan Santri Salafiah Syafi'iyah atau yang biasa disingkat menjadi IKSASS.